Showing posts with label Iklan Lowongan Kerja. Show all posts
Showing posts with label Iklan Lowongan Kerja. Show all posts

Tips Mengantisipasi Lowongan Kerja Tipuan

Di jaman melek internet begini, Anda bisa dengan gampangnya menemukan lowongan kerja (lowker). Cukup menuliskan bidang yang Anda minati pada mesin pencarian, misalnya akunting lowker, pasti langsung keluar ratusan pilihan dari berbagai situs maupun perusahaan. Tapi, jangan terlalu naïf menanggapi informasi serba online. Tahu sendiri kan, banyak penipuan yang memanfaatkan para pencari kerja? Wajib diingat: semakin menggiurkan tawaran tersebut, biasanya makin banyak hal yang harus Anda waspadai. Karena tidak semua lowongan kerja boleh ditelan mentah-mentah. Melanjutkan artikel sebelumnya tentang Tips Mewaspadai Iklan Lowongan Kerja, maka berikut ini adalah tips bagaimana mengantisipasi lowongan kerja tipuan:


1. Cek Secara Detil.
Kadang lowker yang dipasang di situs grtasina hanya mencantumkan e-mail pribadi gratisan juga. Anda harus teliti. Mengecek kembali apakah perusahaan yag memasangnya memang resmi. Bisa juga Anda Tanya ke forum atau milis soal keberadaaan perusahaan tersebut. Jangan sampai lamaran dan CV yang Anda kirimkan justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Simpan Informasi Sensitif.
Tidak ada lowker yang boleh meminta akun bank, PIN ATM atau nomor kartu kredi Anda, dengan alasan apapun! Semua informasi keuangan yang bersifat pribadi dan rahasia. Kecuali, Anda memang sudah resmi diterima bekerja dan mereka membutuhkan nomor rekening Anda untuk mentransfer gaji.

3. Curigai E-mail Asing.
Jangan buru-buru senang mendapat pnggila kerja via email yang tidak dikenal. Siapa tahu e-mail yang dikirim justru Cuma jebakan agar Anda masuk ke situs tertentu melalui link di dalamnya. Kalau memang tidak yakin, mending langsung dihapus. Lagian perusahaan yang serisu akan mengundang Anda ke kantornya untuk bertemu langsung kok.

4. Minta Info Tambahan.
Tawaran ‘surga’ membuat Anda bgiler untuk segera menandatangani kontrak yang disodorkan. Tidak ada salahnya bertnay untuk memastikan job desc hingga jam kerja yang akan Anda hadapi nantinya. Jika ada bagian dalam kontrak yang tidak Anda mengerti, coba mitna waktu unutk mendiskusikan dengan teman atau saudara yang paham hukum.

5. Tolak ‘Hujan Uang’.
Di mana-mana, Anda harus bekerja dulu sebelum mendapatkan uang. Jadi, kalau ada perushaan yang bilang ‘kirim uang untuk mencetak lebih banyak uang’ sebaiknya jangan dipercaya. Hanya lowker fiktif yang melulu ngomongin uang, rekening tabungan dan janji muluk lainnya!

6. Lowker Gampangan.
Posisi tinggi pasti membutuhkan skill yang oke. Kaual dalam postingan tertulis: ‘pelamar tanpa pengalaman atau keahlian silahkan mencoba’, maka lupakan saja! Pasti ujung-ujungnya Anda akan dirugikan.

7. Ada Uang = Dapat Kerja.
Anda tikak perlu membayar uang keanggotaan untuk bergabung dengan situs pencari kerja alias gratis. Jadi, abaikan pihak-pihak tertentu yang meminta uang di muka untuk mencarikan Anda pekerjaan keren. Waspadai juga tagline ‘garansi dapat kerja’.

8. Jangan Percaya Testimoni.
Berhubung banyak testimoni positif dari mereka yang bekerja di perusahaan itu, Anda pun percaya dan mau bergabung. Padahal, bisa jadi testimoni yang ditampilkan hanya fiktif atau karangan belaka.

9. Hindari Menerima Gaji Sistem Paket.
Mungkin Anda pikir sistem deposit akan lebih efisien untuk menerima gaji selama 3 bulan, misalnya. Tapi, berarti perusahaan atau organisasi yang mempekerjakan Anda akan punya akses ke rekening pribadi Anda. Bagaimana kalau justru tabungan Anda yang terkuras?
Lengkapnya..

Tips Mengenal Jenis Iklan Lowongan Kerja

Ada beberapa jenis lowongan kerja yang seringkali Anda jumpai di berbagai iklan media. Hal ini akan menentukan strategi apa yang mesti anda persiapkan untuk menghadapinya. Berikut ini tips mengenal jenis iklan lowongan kerja:

1.Jenis Surat Lamaran.
Jenis ini termasuk jenis konvensional dan paling banyak digunakan dalam proses perekritan pegawai baru. Tipsnya : Anda cukup memperhatikan syarat yang diminta, kepada siapa surat lamaran ditujukan (HRD atau Direktur), batas akhir pengiriman dan kemasan surat lamaran yang menarik sehingga Perusahaan tertarik untuk memanggil Anda

2.Jenis Walk-In Interview.
Jenis ini biasanya dipergunkan untuk perekrutan pegawai dalam bidang marketing/front-liners dan biasanya dilakukan di board room hotel berbintang atau job-fair.
Tipsnya : Anda perlu mempersiapkan diri selayaknnya mengahadapi tahap wawancara (pakaian rapi-formal, rambut tertata baik, wangi, tidak berlebihan) serta membawa berkas-berkas pendukung seperti surat lamaran, CV dan ijazah. Biasanya anda akan ditanyai tentang gaji yang diminta dan apabila diterima, besok anda sudah harus mulai bekerja.

3.Jenis Phone Interview.
Lowongan jenis ini digunakan perusahaan yang memang membutuhkan pegawai dalam waktu singkat. Anda cukup menghubungi nomor telepon yang tercantum pada iklan lowonan dan Anda akan diwawancara. Apabila sesuai anda akan dipanggil menjalani tahap selanjutnya.
Tipsnya : siapkanlah jawaban-jawaban pertanyaan secara singkat dan jelas. Berlatihlah memperkenalkan diri anda secara runtut namun singkat. Selalu gunakan bahasa-bahasa baku karena hal ini akan mencerminkan kesiapan anda memasuki dunia kerja.
Lengkapnya..